Selasa, 07 Februari 2017

Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia

Agama dan kebudayaan Islam mewariskan banyak sekali peninggalan sejarah.Peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Islam antara lain masjid, kaligrafi, karya sastra, dan tradisi keagamaan. Berikut ini akan dibahas satu per satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia.

Simaklah video berikut in.


1. Masjid
Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. Tempat yang diutamakan untuk dibangun. Bentuk bangunan mesjid berbeda-beda tergantung pengaruh budaya setempat. Misalnya bentuk kubah, ukiran dll.
 Masjid Agung Demak Demak, Jateng Abad 14 M K. Demak

                               Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/

 Masjid Ternate Ternate, Ambon Abad 14 M K. Ternate

                           Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/

 Masjid Sunan Ampel Surabaya, Jatim Abad 15 M -

            http://travelingyuk.com/wisata-masjid-tertua/21544/

 Masjid Kudus Kudus, Jateng Abad 15 M -

                           Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/

5. Masjid Banten Banten Abad 15 M K. Banten

                           Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/

6. Masjid Cirebon Cirebon, Jabar Abad 15 M K. Cirebon

                     Sumber: https://www.tripadvisor.co.id

7. Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Abad 15 M K. Aceh

                   Sumber:   http://disbudpar.acehprov.go.id

2. Kaligrafi
Kaligrafi adalah tulisan indah dalam huruf Arab. Tulisan tersebut biasanya diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. Kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, batu nisan, gapura masjid dan gapura pemakaman.
            Sumber: Buku IPS Kelas Endang Susilaningsih

3. Karya Sastra
Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Peninggalan
karya sastra yang bercorak Islam adalah suluk dan hikayat. Suluk dan
hikayat ada yang ditulis dalam bahasa daerah ada juga yang ditulis dalam bahasa Arab. Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Peninggalan karya sastra yang bercorak Islam adalah suluk dan hikayat. Suluk dan hikayat ada yang ditulis dalam bahasa daerah ada juga yang ditulis dalambahasa Arab. Ada juga suluk yang diterjemahkan dalam bahasa Melayu.

Suluk dan hikayat dibuat untuk mempermudah masyarakat Indonesia menangkap ajaran Islam. Beberapa suluk terkenal adalah syair Si Burung Pingai dan syair Perahu karya Hamzah Fansuri serta syair Abdul Muluk dan syair gurindam duabelas karya Ali Haji. Syair gurindam dua belas berisi nasihat kepada para pemimpin agar mereka memimpin dengan bijaksana. Ada juga nasihat untuk rakyat biasa agar mereka menjadi terhormat dan disegani oleh sesama manusia. Syair Abdul Muluk menceritakan Raja Abdul Muluk. 




Jumat, 27 Januari 2017

Kerajaan Islam di Indonesia

1. Mari kita simak video berikut ini. 


Agama Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13 M. Agama dan kebudayaan Islam masuk Indonesia melalui para pedagang yang berasal dari Arab, Persia, dan Gujarat (India), dan Cina. Agama Islam berkembang dengan pesat di tanah air. Hal ini dapat dilihat dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam.

a. Kerajaan Samudera Pasai
Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Letaknya di daerah Lhokseumawe, pantai timur Aceh. Raja-rajanya adalah Sultan Malik as-Saleh, Sultan Muhammad yang bergelar Malik Al-Tahir (1297-1326), Sultan Akhmad yang bergelar Malik Az Zahir (1326-1348) dan Zainal Abidin. Pada pertengahan abad ke-15 Samudra Pasai mengalami kemunduran karena diserang oleh Kerajaan Aceh.
Letak Kerajaan Samudra Pasai
(Gambar https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Samudera_Pasai)


b. Kerajaan Aceh
Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah
Malaka dikuasai Portugis. Para pedagang Islam memindahkan kegiatan berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.
Letak Kerajaan Aceh
(Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Aceh)

c. Kerajaan Demak

Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang SundaKelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526.Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.
Letak Kerajaan Demak
Sumber Gambar: http://www.slideshare.net/prammisbah/kerajaan-demak-26882672

d. Kerajaan Mataram
Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa SultanAgung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Beliaumengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, menciptakanpenanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam,seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingatiMaulud Nabi.

Letak Kerajaan Mataram Islam
Sumber Gambar: http://www.slideshare.net/ratnomiharjo/kerajaan-mataram-islam-indonesia

e. Kerajaan Banten
Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya,Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu,
Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).
Letak Kerajaan Banten
Sumber Gambar: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Banten

f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar)
Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605,agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Hassanuddin (1653 - 1669).
Sumber Gambar: https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar

g. Kerajaan Ternate dan Tidore
Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 - 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain
di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.
Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di Kepulauan Maluku
Sumber Gambar: https://mugiwara79.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-ternate-dan-tidore.html

Kerjakan kuis di bawah ini!




3. Tuliskan pendapat dan jawabanmu di kolom komentar!

1. Bagaimana cara penyebaran Agama Islam di Indonesia?
2. Mengapa ajaran Islam dapat diterima oleh masyarakat Indonesia pada saat itu?